Teknik Elektro LinksThermostat, Panel Bel, Board Mikro, Driver Relay.

Benarkah Efisiensi Bisa Ditingkatkan Dengan Terminal-Multiplexer TMUX?

Pada tulisan sebelumnya saya membahas (baca: berbagi informasi) tentang konfigurasi VIM buatan Pak Amir Salihefendic yakni basic.vim yang mana dengan konfigurasi tersebut pekerjaan ketik-mengetik kode program menggunakan text editor VIM menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Terima kasih kepada Pak Amir Salihefendic, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas kebaikan Anda.

Boleh jadi dengan menggunakan konfigurasi basic.vim, VIM kita menjadi lebih mudah dan nyaman digunakan, tapi walau bagaimanapun bekerja pemrograman dengan VIM tidaklah seenak bekerja pemrograman dengan IDE (Integrated Development Environment). Pakai IDE tentulah lebih enak. Bagaimana tidak, VIM hanyalah sebuah text editor sedangkan IDE mengintegrasikan editor, kompiler/interpreter, debugger dan bahkan manajemen proyek.

sudo apt-get --purge autoremove vim

Waduh, waduh, jangan Bos! Kita harus tetap pakai VIM meski tidak gampang. VIM memang ribet, tapi justru di situlah letak keasikannya. Justru di situlah gregetnya Si VIM ini. :)

Contoh Ribetnya Pakai VIM

Ambil saja contoh semisal kita sedang membuat program dengan bahasa C dengan kompiler GCC, maka sangat boleh jadi looping kegiatan seperti berikut ini akan kita lakukan:

  1. $ vim usbrelay.c – mengedit file program usbrelay.c. Ketika perlu menguji program maka keluar dari VIM dengan :wq
  2. $ gcc -o usbrelay usbrelay.c – kompilasi file usbrelay.c menjadi aplikasi usbrelay. Jika error, maka balik laki ke kegiatan nomor 1. Jika sukses lanjut kegiatan nomor 3
  3. $ sudo ./usbrelay – mengeksekusi file program usbrelay
  4. Ulangi lagi kegiatan nomor 1 hingga program sempurna.

Bisa juga mengakses shell tanpa keluar dari VIM dengan menggunakan perintah :sh atau :shell, dan perintah exit untuk kembali ke editor VIM. Atau bisa juga secara gampang-gampangan kita buka dua terminal yang masing-masing untuk editing dan compiling. Meskipun tidak keren sama sekali, tapi okelah, kan kita masih pemula. Yang penting tetap semangat menggunakan VIM! :D

Pakai TMUX Biar Kerenan Dikit

Nah, supaya agak kerenan dikit, kita gunakan saja program TMUX atau Terminal Multiplexer. Dengan program ini kita bisa melakukan pengaturan pada layar terminal sesuai dengan selera dan kebutuhan kerja kita. Dengan TMUX kita bisa meningkatkan efisiensi kerja kita. Benarkah demikian? Perhatikan gambar berikut ini.

tmux1

Panel sebelah kiri saya gunakan untuk mengedit program mikrokontroler dengan nama file usbsht85.c. Panel kanan-atas saya gunakan untuk kompilasi program mikrokontroler. Dan panel kanan-bawah saya gunakan untuk mengedit program interface USB-SHT85 yakni usbsht85.bas. Dengan cara ini saya tidak perlu membuka satu terminal untuk satu pekerjaan. Cukup satu terminal dan TMUX, saya bisa mengontrol beberapa pekerjaan dalam satu layar. Untuk berpindah dari panel satu ke panel lain yang dituju digunakan perintah berikut:

Ctrl-b + panah-kanan/kiri/atas/bawah

Menarik bukan? Itulah TMUX.

Dan sebelum saya sampaikan beberapa perintah dasar bekerja dengan TMUX, marilah kita lakukan instalasi paket program TMUX terlebih dahulu.

Instalasi Terminal Multiplexer TMUX

Paket program TMUX terdaftar pada repository kebanyakan distro. Untuk mengecek apakah TMUX masuk daftar distro linux (debian-based) yang kita gunakan, kita gunakan perintah:

$ aptitude show tmux

tmux_aptitude

Karena paket program TMUX telah terinstalasi di komputer saya, maka status yang ditampilkan Aptitude adalah installed. Jika belum terinstalasi dan terdaftar dalam repository, maka status yang akan ditampilkan adalah not installed.

Untuk menginstalasi TMUX, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan komputer/laptop Anda terhubung ke internet.
  2. Update daftar paket dari repository bilamana diperlukan dengan perintah:
    sudo apt-get update
  3. Instalasi paket program TMUX dengan perintah:
    sudo apt-get install tmux
  4. TMUX siap digunakan. :)

Perintah Dasar TMUX Untuk Pemula

Buka terminal dan jalankan tmux dengan perintah:

tmux

Maximize terminal biar lega karena kita akan membaginya menjadi beberapa terminal.

Bagi 2 terminal secara vertikal dengan menekan kombinasi tombol:

Ctrl-b + % (tekan Ctrl-B, terus Shift-5)

Bagi 2 panel terminal yang sedang aktif menjadi 2 bagian secara horisontal dengan menekan:

Ctrl-b + "

Sekarang kita punya 3 panel terminal dalam satu layar. Cobalah berpindah-pindah panel dengan menekan:

Ctrl-b + panah-kiri, panah-kanan, panah-atas atau panah-bawah

Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah efisiensi bisa ditingkatkan dengan TMUX? Saya percaya Anda akan menjawab: Iya. :)

Tapi itu hanyalah operasional dasar TMUX yang saat ini saya gunakan sehari-hari, belum menunjukkan kemampuan TMUX sebagaimana TMUX dirancang yakni memudahkan kita bekerja dengan membuka beberapa sesi (session) yang pada tiap sesi terdapat window-window dan pada setiap window terdapat panel-panel.

Sumber: https://dmiessler.cachefly.net/images/tmuxnesting.png

Tapi mohon maaf, pada tulisan ini saya hanya akan menyampaikan beberapa perintah dasar operasional panel. Saya belum bekerja menggunakan TMUX dengan multi-session, hanya satu window dan beberapa panel saja. Bagi sesama pemula harap maklum dan bagi expert yang kebetulan membaca, mohon coretannya di komentar. :D

Untuk referensi TMUX selengkapnya bisa merujuk ke halaman manual TMUX atau silakan mengakses halaman situs berikut ini:

https://danielmiessler.com/study/tmux/

Kombinasi Tombol Operasional Panel

Ctrl-b + %     - membuat panel horisontal
Ctrl-b + "     - membuat panel vertikal
Ctrl-b + x     - menutup panel
Ctrl-b + q     - menampilkan nomor panel
Ctrl-b + o     - pindah ke panel selanjutnya
Ctrl-b + {     - tukar panel dengan panel sebelumnya
Ctrl-b + }     - tukar panel dengan panel sesudahnya
Ctrl-b + atas  - pindah ke panel atas
Ctrl-b + bawah - pindah ke panel bawah
Ctrl-b + kanan - pindah ke panel kanan
Ctrl-b + kiri  - pindah ke panel kiri
Ctrl-b + t     - menampilkan waktu pada panel aktif

Nah, selamat belajar, semoga yang sedikit ini bisa menjadi awal perkenalan dengan TMUX sebelum menguasainya dalam beberapa waktu mendatang. Mari tingkatkan efisiensi kerja terminal dengan TMUX dan sampai jumpa lagi pada catatan Linux Forte yang lain.

2015-02-08-20:32:50-screenshot

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *