Teknik Elektro LinksThermostat, Panel Bel, Board Mikro, Driver Relay.

Instalasi Interpreter YABASIC (Yet Another Basic) Versi 2.768

Bahasa BASIC adalah bahasa pemrograman yang pertama kali saya pelajari. Sesuai namanya Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code (BASIC), bahasa ini cocok untuk pemula yang baru mulai belajar pemrograman. Sintaksisnya mudah dipahami. Dan mudah pula bagi kita untuk memahami alur program yang ditulis dalam bahasa BASIC. Perhatikan contoh program berikut ini.

10 S$ = "Linux Forte - Linux For Teknik Elektro"
20 LET I = 1
30 GOSUB 100           'loncat ke nomor 100
40 IF I <= 10 GOTO 30  'jika I<=10, loncat ke 30
50 END
100 PRINT I, " - ", S$
110 I = I + 1
120 RETURN     'kembali ke nomor 40

Program di atas akan menghasilkan tampilan seperti berikut ini:

1 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
2 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
3 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
4 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
5 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
6 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
7 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
8 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
9 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro
10 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro

Penjelasan Program

Pada nomor baris 10 dan 20 dideklarasikan variabel string S$ dan variabel numerik I dengan nilai masing-masing adalah “Linux Forte – Linux For Teknik Elektro” dan 1.

Pada nomor baris 30, program meloncat ke nomor baris 100 yang berfungsi mencetak nilai I dan S$ sehingga menghasilkan tampilan sebagai berikut:

1 - Linux Forte - Linux For Teknik Elektro

Lalu program menambahkan nilai 1 kepada variabel I (I = I + 1) dan kemudian program akan kembali menuju nomor baris 40 akibat adanya instruksi RETURN (instruksi RETURN akan mengarahkan pointer program menuju baris setelah baris pemanggil GOSUB).

Pada nomor baris 40 program membandingkan nilai I dengan 10. Jika nilai I kurang-dari atau sama-dengan 10, maka loncat ke nomor 30 (cetak). Akan tetapi jika nilai I lebih-dari 10, maka program akan menuju nomor baris 50 (END) dan program pun berhenti. Jadi selama nilai I belum mencapai angka 11, maka program akan mencetak variabel I dan S$ sehingga menghasilkan tampilan seperti di atas.

Btw, saya kok yakin, bahwa tanpa dijelaskan pun, Anda pasti dapat memahami alur kode program di atas. Iya, kan? Memang begitulah BASIC, bahasa ini memang dibuat untuk memudahkan proses komputasi. Mudah dipelajari, mudah dipahami dan mudah digunakan.

YABASIC (Yet Another BASIC)

Yabasic adalah interpreter bahasa BASIC yang memahami instruksi-instruksi bahasa BASIC standar atau tradisional. Selain itu, Yabasic juga menambahkan beberapa fitur yang mendukung pemrograman terstruktur seperti sub-rutin dan library. Yabasic tipe binary tersedia dalam versi Linux dan Windows. Tersedia juga sourcecode jika Anda ingin mengembangkan versi Anda sendiri atau ingin melakukan porting ke platform lain seperti Linux ARM (Raspberry Pi).

Banyak sekali varian bahasa BASIC, Yabasic hanyalah salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman dengan dialek BASIC. Dan Yabasic bukanlah yang terhebat. Jika setelah menguasai Yabasic, Anda ingin menggunakan bahasa BASIC yang lebih canggih, Anda bisa mempertimbangkan FreeBASIC. FreeBASIC adalah kompiler bahasa BASIC yang canggih. Sama-sama gratis, tapi lebih mantap dan dilengkapi berbagai fitur dan kemampuan. FreeBASIC juga mendukung pemrograman berorientasi objek.

Lanjut ke Yabasic, berikut adalah beberapa hal mengenai Yabasic yang perlu kita ketahui.

  1. Yabasic itu interpreter single-file. Dan ukurannya pun tidak besar, sekitar 400KB saja.
  2. Yabasic mengimplementasikan hampir seluruh perintah bahasa BASIC standar.
  3. Yabasic mendukung pemrograman terstruktur dengan fitur sub-rutin dan library.
  4. Yabasic memiliki fasilitas untuk mengolah masukan dari keyboard dan mouse.
  5. Yabasic mempunyai kemampuan pemrograman grafik yang tidak remeh. Meski tidak mendukung library-library grafik seperti Allegro, SDL atau OpenGL tapi kemampuan grafik 2D-nya cukup untuk membuat aplikasi grafis dan game sederhana.
  6. Interpreter Yabasic bisa disatukan dengan kode program (binding) sehingga menghasilkan file aplikasi stand-alone.
  7. Yabasic dapat berjalan pada platform Linux ARM (Raspberry Pi, Odroid, Beaglebone). Cek di sini – program yang kita buat di linux 100% kompatibel untuk platform Raspberry Pi.
  8. Yabasic bisa memanggil file aplikasi (fungsi shell) dengan perintah SYSTEM atau SYSTEM$.
  9. Butuh CGI untuk embedded-system berbasis linux? Yabasic bisa Anda gunakan.
  10. Last but not least, YABASIC gratis dan dapat digunakan untuk membuat program komersial.

Saya sendiri sudah menggunakan Yabasic pada komputer linux dan Raspberry Pi dan saya suka dengan Yabasic. Untuk sekedar menambah ketertarikan, berikut saya berikan screenshot dari beberapa contoh program Yabasic yang saya buat.

Yabasic on wattOS R8

Bagaimana? Menarik, bukan? Ingin segera mencoba Yabasic? Silakan mengikuti langkah-langkah instalasi Yabasic berikut ini.

Langkah-langkah Instalasi Yabasic

Seperti biasa, untuk melakukan instalasi, pastikan komputer Anda terhubung dengan internet. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Download source yabasic dengan perintah:
    $ wget http://www.yabasic.de/download/yabasic-2.768.tar.gz
  2. Ekstrasksi file yabasic-2.768.tar.gz dengan perintah:
    $ tar xvzf yabasic-2.768.tar.gz
  3. Masuk ke direktori yabasic-2.768 dengan perintah:
    $ cd yabasic-2.768
  4. Jalankan skrip runme dengan perintah:
    $ ./runme
  5. Jika muncul pesan gagal melakukan instalasi maka boleh jadi paket libncurses-dev dan/atau paket xorg-dev yang dibutuhkan Yabasic belum terinstalasi. Lakukan instalasi paket libncurses-dev dan xorg-dev dengan perintah:
    $ sudo apt-get install libncurses-dev xorg-dev
  6. Jalankan lagi skrip runme dengan perintah:
    $ ./runme
  7. Setelah proses konfigurasi dan kompilasi berhasil, lakukan instalasi yabasic dengan perintah:
    $ sudo make install
  8. Yabasic siap digunakan.

Testing Instalasi Yabasic

Setelah terinstalasi kita bisa melakukan testing dengan membuat beberapa program sederhana. Buka terminal dan panggil interpreter yabasic dan ketik beberapa perintah bahasa BASIC seperti ditunjukkan oleh gambar berikut ini. Tekan ENTER dua kali di akhir perintah.

yabasic_wattos_testing

Pada mode interpreter, Yabasic akan langsung memroses kode program yang kita tulis setelah penekanan tombol ENTER dua kali. Pada mode ini, kita tidak dapat menyimpan kode program yang kita buat. Untuk membuat file program digunakan editor teks.

Nah, sekarang buka program editor kesayangan Anda dan ketik atau copy-paste kode program berikut ini.

sinus.bas

open window 640, 480, "A14"
clear window
clear screen

maxx = 639
maxy = 479
midx = 640 / 2
midy = 480 / 2

sub dwindow(br,bg,bb, fr,fg,fb, x1, y1, x2, y2, title$)
	color 0,0,0
	fill rectangle x1, y1, x2, y2
	color fr,fg,fb
	fill rectangle x1+1, y1+1, x2-1, y2-1
	color br,bg,bb
	rectangle x1+1, y1+1, x2-1, y2-1
	rectangle x1+1, y1+1, x2-1, y1+41
	color 100,100,100
	text midx+1, 21, title$, "12x24", "cc"
	color 255,255,0
	text midx, 20, title$, "12x24", "cc"
end sub

dwindow (255,255,255, 0,0,0, 0,0,maxx,maxy, "YABASIC - GRAFIK FUNGSI SINUS")

color 255,80,0
text midx, 60, "http://raspi.teknikelektrolinks.com", "7x13", "cc"
new curve
n=0
color 0,255,0
repeat
	x = 3+n*0.4
	y = midy+150*sin(n*pi/180)
	line to x, y
	n = n + 1
until (x>=maxx-3)

new curve
n=0
color 0,100,255
repeat
	x = 3+n*0.75
	y = midy+100*sin(n*pi/180)
	line to x, y
	n = n + 1
until (x>=maxx-3)

color 0,50,255
text midx, 450, "Tekan sembarang tombol untuk selesai...", "A14", "cc"

inkey$
close window

Setelah file sinus.bas selesai dibuat, jalankan kode program sinus.bas dengan perintah:

$ yabasic sinus.bas

Dan jika tidak ada kesalahan, maka akan ditampilkan grafik sinus sederhana seperti gambar berikut ini.

yabasic_wattos_sinus

Cukup bagus, bukan? Saya sengaja memberikan contoh program grafik agar lebih menarik. Masih banyak kemampuan dasar Yabasic seperti pengolahan file, pemrosesan string dan aritmatika. Anda bisa mencobanya sendiri nanti.

Binding

Ini adalah salah satu daya tarik dari Yabasic. Interpreter Yabasic bisa disatukan dengan kode program sehingga menghasilkan file aplikasi stand-alone. Caranya adalah sebagai berikut:

$ yabasic -bind sinus sinus.bas
$ chmod +x sinus

Hasilnya adalah file executable sinus yang siap dijalankan pada komputer linux pada mode X (karena grafis). Untuk menjalankan file aplikasi sinus, perintahnya adalah:

$ ./sinus

yabasic_wattos_binding

Secara pribadi, sebagai penggemar bahasa BASIC, saya merekomendasikan Yabasic untuk dipelajari dan digunakan. Untuk mempelajari lebih lanjut Yabasic, silakan mengunjungi situs manualnya menggunakan link berikut ini.

http://2484.de/yabasic/yabasic.html

Nah, sekian dulu dan terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi pada catatan seputar linux dan Teknik Elektro yang lain.

Selamat berkarya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *